Kamis, 22 Okt 2026
  • Lifelong Learner With Excelent Character anda Global Competence
  • Lifelong Learner With Excelent Character anda Global Competence

MPLS SMP YPS Singkole Hari Ke-4: Edukasi Dinamika Kelompok Melalui Kegiatan Mancakrida (Outbound)

Sorowako- Pelaksanaan MPLS SMP YPS Singkole hari ke-4 pada Kamis, (6/7/2023) berlangsung seru dan menantang. MPLS hari ke-4 ini diisi dengan kegiatan mancakrida atau yang lebih dikenal dengan istilah outbound.

Kegiatan ini dipusatkan di area Sorowako Bike Park yang terletak di salah satu pedalaman hutan di pegunungan Sorowako sepanjang kurang lebih 800 meter. Kondisi medan yang berkelok dan menanjak serta ditumbuhi belukar yang lebat menjadi tantangan terberat yang harus dilalui peserta outbound.

Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta oleh Kepala SMP YPS Singkole, Bapak Mahmuddin. Peserta kemudian menuju lokasi outbound dengan melintasi jalan Lamatulia. Untuk bisa mencapai finis, peserta harus melewati 5 pos, di mana pada setiap pos, peserta akan menerima materi dan gim yang berkaitan dengan kerja sama tim, pemecahan masalah, dan kepemimpinan.

Di pos 1, setiap kelompok wajib menampilkan yel-yel yang kompak dan kreatif. Panitia akan melakukan penilaian pada penggunaan kata-kata dan semangat, penggunaan irama yang menarik, penggunaan tarian atau gerakan yang unik, serta kekompakan tim.

Di pos 2, peserta harus menyelesaikan gim “titian terpisah”. Gim ini dilombakan untuk dua tim secara bersamaan. Tiga orang perwakilan tim melangkah di atas titian 4 balok kayu dengan berpegangan tangan dari garis star ke garis finis. Tim yang lebih cepat melewati garis finis yang akan menjadi pemenang dalam gim ini.

Di pos 3, peserta akan menghadapi tantangan “melangkah dalam gelap”. Satu orang perwakilan setiap tim akan melintasi rintangan dari gelas plastik yang disusun dengan tidak beraturan. Sementara anggota tim lainnya membantu memberi arahan. Jika peserta menginjak barisan gelas plastik, maka tim tersebut akan mendapat pengurangan nilai.

Di pos 4, peserta akan menghadapi dua tantangan sekaligus. Tantangan pertama peserta harus gim “berbagi ruang”. Semua anggota tim berdiri di atas papan, setiap anggota berpindah tempat secara bergantian hingga kembali pada posisi awal. Tantang kedua adalah gim “kaki seribu”. Semua kaki anggota tim terhubung dengan ikatan. Kemudian bergerak bersama untuk berpidah posisi ke lubang berikutnya hingga finis.

Di pos 5, peserta harus menyelesaikan tantangan “mini riset”. Tantangan mini riset yang dimaksud adalah selama perjalanan menuju pos 5, setiap tim/kelompok wajib mencari 5 jenis tumbuhan yang berbeda, mengambil sampel tanaman dengan bijak, dan memasukkan ke dalam wadah plastik. Tugas setiap tim adalah mengidentifikasi jenis tumbuhan tersebut menggunakan teknologi google lens dan mengidentifikasi ciri morfologis seperti bentuk daun, batang, bunga, buah, famili, ordo, atau kelas tumbuhan. Di pos terakhir ini, setiap tim wajib mempresentasikan hasil mini riset mereka kepada penilai.

Selama proses pelaksanaan outbound ini, panitia bekerjasama dengan tim SAR Sorowako dan Puskesmas Nuha guna mendampingi dan memastikan keselamatan para peserta mulai dari star hingga finis. SAR Sorowako menyiapkan personilnya untuk ditempatkan pada setiap pos dan di sepanjang jalur pelintasan. Sementara Puskesmas Nuha menyiapkan tim medis dan 1 unit mobil ambulence.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar