
Sorowako– SMP YPS Singkole telah melaksanakan Asesmen Non Tes Gaya Belajar bagi peserta didik baru tahun ajaran 2024. Kegiatan yang digelar pada 13-14 Juni ini dilakukan secara online melalui platform google meet dan diikuti oleh 190 peserta didik baru. Peserta dibagi dalam 3 room meet. Setiap room meet dipantau oleh seorang guru Bimbingan Konseling (BK) sebagai pendamping.
Sebelum memulai asesmen, peserta pada setiap room meet diberikan arahan dan penjelasan mengenai pelaksanaan asesmen serta cara untuk mengerjakannya. Asesmen non tes ini menggunakan aplikasi Akupintar, dan hasilnya dikumpulkan melalui google form yang telah disediakan oleh sekolah.
Selama proses pengerjaan asesmen, peserta didik diminta untuk mengaktifkan kamera agar dapat dipantau oleh guru BK. Selama sesi tersebut, guru BK melakukan observasi terhadap beberapa aspek, antara lain kemampuan peserta didik dalam mengikuti instruksi, kemampuan problem solving, kemampuan komunikasi efektif, cara berinteraksi, serta kemampuan menggunakan teknologi.


Menanggapi kegiatan ini, Kepala Sekolah SMP YPS Singkole, Bapak Mahmuddin, mengatakan bahwa Asesmen Non Tes Gaya Belajar ini merupakan salah satu bagian penting dari proses penerimaan peserta didik baru di SMP YPS Singkole.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat mengidentifikasi gaya belajar masing-masing siswa secara lebih mendalam, yang akan membantu para guru dalam menyusun pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kami juga mengapresiasi partisipasi aktif guru BK yang telah memantau proses asesmen secara langsung, memberikan support, dan melakukan observasi terhadap kemampuan serta potensi siswa selama sesi ini.” Tutur Bapak Mahmuddin.



Kegiatan Asesmen Non Tes Gaya Belajar ini merupakan upaya sekolah dalam memastikan bahwa seluruh peserta didik baru dapat mendapatkan pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar individu mereka, serta mendukung pengembangan kompetensi yang komprehensif di lingkungan belajar SMP YPS Singkole.
Tinggalkan Komentar