
Sorowako– Hari terakhir Sumatif akhir tahun (SAT), Jumat, (7/6/24) peserta didik kelas 7 dan 8 mengikuti asesmen literasi dan numerasi. Asesmen ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam literasi yang berkaitan dengan teks sastra dan teks informasional, serta kemampuan numerasi yang meliputi kemampuan berpikir matematis menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika.
Proses asesmen ini dibagi menjadi dua sesi, dengan setiap sesi berlangsung selama 60 menit. Sesi pertama fokus pada literasi, di mana siswa menyelesaikan soal-soal yang menguji kemampuan mereka dalam memahami, menggunakan, merefleksi, dan mengevaluasi teks. Sedangkan sesi kedua difokuskan pada penguasaan konten matematika seperti bilangan, aljabar, geometri, data, dan ketidakpastian.




Hasil asesmen ini akan menjadi bagian dari Rapor Capaian Literasi dan Numerasi Internal SMP YPS Singkole, yang akan dilaporkan kepada orang tua siswa. Selain rapor nilai mata pelajaran, siswa juga akan menerima rapor yang menunjukkan hasil asesmen literasi dan numerasi mereka.
Kepala SMP YPS Singkole, Bapak Mahmuddin, mengatakan bahwa asesmen literasi dan numerasi merupakan bagian penting dari evaluasi akhir tahun. “Kami percaya bahwa asesmen ini memberikan gambaran yang lebih holistik tentang kemampuan siswa, tidak hanya dalam hal akademis mata pelajaran, tetapi juga dalam kemampuan literasi dan numerasi yang esensial.” Ujarnya.
Bapak Mahmuddin juga menambahkan bahwa asesmen literasi dan numerasi akan menjadi bagian rutin dari penilaian akhir tahun di setiap tingkatan kelas. “Kami berharap dengan terus menerapkan asesmen ini, kami dapat terus meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa kami untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan,” tambahnya.
Dengan implementasi asesmen literasi dan numerasi ini, SMP YPS Singkole menegaskan komitmennya untuk memberikan pendidikan yang komprehensif dan berkualitas kepada seluruh siswa.




Tinggalkan Komentar