
Sorowako– Peserta didik kelas 9 SMP YPS Singkole kembali melanjutkan agenda studi lapangan mereka dengan mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karebbe pada Selasa, (14/5/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan studi lapangan, di mana sehari sebelumnya mereka telah mengunjungi area penambangan dan reklamasi tambang di Solia Hill.
Rombongan berangkat menuju PLTA Karebbe sekitar pukul 09.00 WITA, didampingi oleh sejumlah guru dan pengurus komite. Sesampainya di lokasi, mereka disambut hangat oleh Bapak Sayuti Mustafa, selaku Hydro Infrastructure, beserta timnya.




Agenda kunjungan dimulai dengan penjelasan singkat mengenai sejarah dan operasional PLTA Karebbe yang telah beroperasi sejak tahun 2011. PLTA ini merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga air utama di Kabupaten Luwu Timur yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia. Dengan kapasitas 90 Megawatt, PLTA Karebbe memanfaatkan aliran Sungai Larona yang dipasok dari tiga danau besar yaitu Danau Matano, Danau Mahalona, dan Danau Towuti. PLTA ini mengoperasikan dua turbin utama untuk menghasilkan daya listrik.
Para peserta kemudian diajak mengunjungi ruang kontrol lama dan ruang kontrol baru. Di sini, mereka mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana seluruh alur PLTA diatur dan dikendalikan. Ruang kontrol tersebut menjadi pusat kendali utama di mana operator bertugas mengawasi dan mengendalikan berbagai aspek operasional PLTA, memastikan semuanya berjalan lancar dan efisien.
Kunjungan ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi para peserta didik. Mereka tidak hanya belajar tentang teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana teori tersebut diterapkan dalam dunia nyata. Dengan mengamati operasional dan proses pembangkit listrik tenaga air, peserta didik mendapatkan pengetahuan praktis yang memperkaya pemahaman mereka tentang energi terbarukan dan teknologi yang digunakan dalam pembangkitan listrik.
“Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Melihat langsung bagaimana listrik dihasilkan dari aliran air sangat menarik dan memberikan kami pemahaman baru tentang pentingnya energi terbarukan,” ujar salah satu peserta didik dengan antusias.




Kegiatan studi lapangan ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik untuk lebih giat belajar dan menumbuhkan minat mereka terhadap bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di sektor energi terbarukan.
Dengan berakhirnya kunjungan ini, peserta didik kelas 9 telah menyelesaikan rangkaian kegiatan studi lapangan mereka. Agenda ini diharapkan akan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan mereka.
Tinggalkan Komentar