Kamis, 22 Okt 2026
  • Lifelong Learner With Excelent Character anda Global Competence
  • Lifelong Learner With Excelent Character anda Global Competence

Kemah Literasi Hari Ke-1: Pelatihan Menulis Kreatif (Puisi dan Cerpen), dan Pelatihan Public Speaking

Sorowako- Kemah Literasi SMP YPS Singkole pada hari pertama, Sabtu (9/9/2023) berjalan dengan lancar. Setelah mengikuti rangkaian pembukaan di lokasi perkemahan, peserta kemudian diarahkan menuju ruang belajar untuk mengukuti rangkaian pelatihan menulis kreatif puisi dan cerpen.

Kegitan pelatihan ini digelar dalam tiga sesi. Sesi pertama peserta mengikuti pelatihan teknik menulis dan membaca puisi yang dibawakan oleh Bapak Arifin T. Badu. Materi diawali dengan ulasan teori mengenai puisi, dasar-dasar penulisan, hingga teknik penulisan puisi. Setelah itu, peserta mulai berlatih menulis puisi menggunakan google document berdasarkan panduan dan teknik menulis yang sudah dipaparkan oleh pemateri.

Pada saat praktik menulis puisi, pemateri meminta peserta menulis puisi berdasarkan tema yang sudah ditentukan, misalnya tema “keinginan”. Pada sesi itu, peserta diminta untuk menuangkan keinginannya lewat puisi. Peserta menulis puisi yang panjangnya antara 8-12 baris. Setiap baris diawali dengan klausa Aku ingin…. dan setiap baris harus mengandung unsur sebuah warna, seorang manusia, dan sebuah tempat. Pemateri kemudian memperlihatkan sebuah model puisi dengan tema yang sama sebagai acuan peserta dalam membuat puisi yang serupa.

Metode yang sama juga diterapkan pada bergama tema, seperti perbandingan, alam, bunyi, mimpi, dan sebagainya. Dari aktivitas itu, setiap peserta bisa menghasilkan minimal 5 puisi dengan tema berbeda. Berdasarakn metode tersebut, pelatihan menulis puisi hari itu telah menghasilkan kurang lebih 250 puisi dari 52 partisipan.

Pelatihan pada sesi kedua juga tidak kalah seru. Pelatihan yang dipandu oleh Bapak Navy Nalalugina tersebut berfokus pada pelatihan menulis cerita pendek (cerpen). Kegiatan diawali dengan pemaparan teori tentang dasar-dasar dan teknik menulis cerpen yang baik. Selanjutnya, peserta diberikan porsi waktu lebih banyak untuk praktik menulis cerpen.

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 4-5 orang. Setiap kelompok menyusun alur cerita berdasarkan tema yang disukai. Semua anggota kelompok berkolaborasi di google document untuk menghasilkan satu cerpen karya bersama. Peserta boleh ke taman, lapangan, koridor, atau di ruang belajar sebagai tempat berdiskusi dan menyusun cerpen. Latihan menulis cerpen ini, menghasilkan lebih dari 10 cerpen dengan tema yang berbeda.

Setelah menghasilkan sejumlah puisi dan cerpen, aktivitas Kemah Literasi hari pertama ditutup dengan pelatihan Public Speaking yang dibawakan oleh Bapak Fadli Herman. Kegiatan yang dipusatkan di area perkemahan ini berfokus pada teknik berbicara di depan umum. Tujuannya adalah untuk menggali dan menumbuhkan kepercayaan diri peserta agar berani tampil berbicara di hadapan orang banyak.

Materi pelatihan dikemas dalam bentuk gim dan praktik berbicara. Sebagai pengantar, peserta dikenalkan dengan berbagai metode retorik dan teknik berbicara yang baik serta diminta untuk mempraktikannya. Peserta menerima materi dasar-dasar public speaking, kemampuan dasar berkomunikasi, hingga teknik mengorganisasi pesan.

Meski seharian berkutat dengan aktivitas pelatihan yang padat dan melelahkan, namun antusias peserta mengikuti kemah literasi masih sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan semangat peserta dalam menyiapkan diri untuk perhelatan berikutnya. Tampak sejumlah peserta sedang berlatih membaca puisi, membaca cerpen, musikalisasi puisi, dan sejumlah tampilan yang akan disuguhkan pada acara “Malam Gelar Karya”.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar