Kamis, 22 Okt 2026
  • Lifelong Learner With Excelent Character anda Global Competence
  • Lifelong Learner With Excelent Character anda Global Competence

60 Tim Peneliti Ikuti Kemah Ilmiah di Sekolah, Cari Ide Susun Proposal KTI

SOROWAKO– Sebanyak 60 tim peneliti muda kelas 9 SMP YPS Singkole mengikuti “Kemah Ilmiah”. Sebuah program yang dirancang khusus untuk membekali murid dengan pengetahuan menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat hingga Sabtu (24-25/10/25) di SMP YPS Singkole.

Berbeda dari pelatihan biasa, kegiatan ini dikemas dalam format perkemahan unik. Para murid belajar dan bermalam di sekolah. Sejak pagi hingga malam hari, murid terlibat langsung dalam sesi materi dan praktik penyusunan KTI. Peserta dibimbing oleh para guru yang bertindak sebagai pemateri.

Fokus utama kemah ilmiah kali ini adalah penguatan penelitian. Khususnya penyusunan bab 1 hingga bab 3. Para murid dilatih cara merumuskan latar belakang masalah yang kuat. Hingga menentukan strategi mencari dan memilih sumber pustaka yang kredibel sebagai landasan teori. Selain itu, mereka juga berlatih menentukan metodologi penelitian. Disesuaikan dengan judul dan permasalahan yang diangkat oleh masing-masing tim.

Ibu Sulistiani, selaku koordinator kegiatan menjelaskan bahwa format perkemahan sengaja dipilih. Hal ini untuk menciptakan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan. 

“Tujuan utama kami adalah membekali murid dengan pengalaman nyata menyusun karya tulis ilmiah. Format kemah ini kami pilih untuk memberikan suasana baru yang lebih santai dan kolaboratif. Agar proses belajar yang intensif ini tidak terasa membosankan,” ujarnya.

Bapak Abdul Rahman, selaku penanggung jawab utama KTI, menegaskan pentingnya program ini. 

“Karya Tulis Ilmiah adalah salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas 9 SMP YPS Singkole. Kemah Ilmiah ini menjadi langkah awal untuk membekali dan memberi penguatan kepada semua siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, metode pelatihan yang interaktif dan menyenangkan terbukti efektif membangkitkan antusiasme siswa. 

“Kami berharap, melalui kegiatan intensif seperti ini, semua murid termotivasi. Mampu menyusun proposal penelitian mereka dengan baik. Serta menghasilkan KTI yang berkualitas,” tambah Abdul Rahman.

Program penyusunan KTI ini sendiri merupakan salah satu agenda unggulan SMP YPS Singkole. Program ini merupakan upaya nyata sekolah membekali lulusannya dengan keterampilan abad ke-21. Seperti berpikir kritis, analitis, dan kemampuan riset sistematis.

Penulis: Arifin T. Badu

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar